Cara Mudah Rukyah Mandiri

Saat ini sangat poluler di dunia islam dikembangkan metode pengobatan Rukyah Mandiri. Pengobatan dengan cara Rukyah Mandiri dapat dilakukan dengan mudah dan simple. Yang kita butuhkan hanya media air agar lebih efektif. 

Ada beberapa penyakit yang bersumber dari Sihir, Jin dan ‘Ain dan tidak dapat dideteksi secara medis juga tidak dapat diobati dengan medis tetapi hanya dapat diobati dengan cara ruqyah.Kenali gejala atau tanda-tanda penyakit yang disebabkan oleh perbuatan sihir sehingga anda dapat melakukan antisipasi atau mengobatinya dengan  melakukan ruqyah dengan cara sederhana. Sering tidak disadari untuk menyembuhkan penyakit yang bukan dari medis banyak orang telah berobat ke tempat yang salah, misalnya pergi ke dukun.Ruqyah sangat penting diketahui dan dilakukan, untuk menemukan solusi agar terhindar dari syirik baik secara sadar ataupun tidak disadari. Sebelumnya anda juga dapat membaca artikel tentang penyakit yang disebabkan oleh Jin seri sebelumnya  pada halaman di bawah ini : 



بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Perlu disadari bahwa sihir dan jin adalah hal yang nyata bukan sekedar dongeng atau cerita saja.Karena Allah telah berfirman dalam Surat Al Falaq:

سُوۡرَةُ الفَلَق

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ (١) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣) وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّـٰثَـٰتِ فِى ٱلۡعُقَدِ (٤) وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (٥


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang : 

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, (1) dari kejahatan makhluk-Nya, (2) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (3) dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul [1], (4) dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (5)

Syarat Ruqyah

Para ulama telah sepakat tentang bolehnya meruqyah jika terkumpul 3 syarat, yaitu :

1. Ruqyah tersebut dilakukan dengan menggunakan kalamullah Subhaanahu wata’ala, dengan nama-namaNya dan sifat-sifatNya.

2. Ruqyah dilakukan dengan menggunakan bahasa arab atau dengan sesuatu yang diketahui maknanya dari selain bahasa arab.

3. Meyakini bahwa ruqyah itu tidak memberikan pengaruh dengan sendirinya tetapi dengan izin Allah Subhaanahu wata’ala.

Tanda-tanda seseorang terkena gangguan Sihir

Ada 4 gejala yang menandakan bahwa suatu masalah berasal dari sihir, jin atau ‘Ain :

1. Terhalangnya kehidupan dengan cara yang tidak wajar dan berulang-ulang

Misal: tidak bisa mendapatkan pekerjaan, tidak bisa menyimpan uang, tidak bisa menikah, tidak bisa belajar.Apapun yang anda lakukan tidak berhasil, ada orang berjanji akan menolong tapi ternyata tidak jadi.

Kesimpulannya bahwa hidup anda terhalang.Kejadian ini terus berulang dan hal ini dapat diindikasikan ada hal yang menghalangi kehidupan anda untuk lebih maju,dan itu adalah sihir.

Gejala yang pertama ini yang disebut sebagai “ikatan uqod”, artinya mereka mengikat hidup anda dengan sihir, sehingga anda tidak bisa maju.

2. Masalah kesehatan yang tidak wajar 

Anda merasa sakit, penyakit yang aneh , anda datang ke dokter tetapi dokter tidak faham akan penyakit anda.Karena ada berbagai penyakit yang disebabkan oleh sihir dan jin.

3. Kondisi mental yang tidak wajar 

Marah berlebihan, depresi, sedih berlebihan, kecemasan, menjadi pelupa , tidak bisa konsentrasi, atau melihat dan mendengar sesuatu yang akhirnya membawa anda pada kegilaan.

4. Mimpi buruk yang berulang.

Menyebabkan anda tidak merasa nyaman dalam hidup, kehilangan harapan dan selalu bermimpi tentang orang mati dan lain sebagainya.

Tanda-tanda di atas adalah gejala-gejala yang dapat diprediksi sebagai orang yang terkena sihir.Dan intinya dari gejala tadi adalah bagaimana membedakan antara hal normal dan tidak normal.

Menurut ajaran yang dicontohkan oleh Ust Khalid Basalamah,cara merukyah mandiri adalah sebagai berikut :


1. Membaca Surat Al-fatiha 3x Lalu ditiupkan ke Air Minum

Al Fatiha :

سُوۡرَةُ الفَاتِحَة

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (١

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ (٢) ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (٣) مَـٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ (٤) إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ (٥) ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٲطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ (٦) صِرَٲطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ 

عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ (٧


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (3) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, (4) Yang menguasai hari pembalasan (5) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (6) Tunjukilah kami jalan yang lurus, [yaitu] jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni‘mat kepada mereka; bukan [jalan] mereka yang dimurkai [orang-orang yang mengetahui kebenaran dan meninggalkannya], dan bukan [pula jalan] mereka yang sesat [orang-orang yang meninggalkan kebenaran karena ketidaktahuan dan kejahilan.

2. Membaca Ayat Kursi  3x Lalu ditiupkan ke Air Minum

Ayat Kursi
Al-Baqarah 255


 سُوۡرَةُ البَقَرَة

ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَىُّ ٱلۡقَيُّومُ‌ۚ لَا تَأۡخُذُهُ ۥ سِنَةٌ۬ وَلَا نَوۡمٌ۬‌ۚ لَّهُ ۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَمَا فِى ٱلۡأَرۡضِ‌ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشۡفَعُ عِندَهُ ۥۤ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦ‌ۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ‌ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىۡءٍ۬ مِّنۡ عِلۡمِهِۦۤ إِلَّا بِمَا شَآءَ‌ۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضَ‌ۖ وَلَا يَـُٔودُهُ ۥ حِفۡظُهُمَا‌ۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِىُّ ٱلۡعَظِيمُ (٢٥٥

Allah, tidak ada Tuhan [yang berhak disembah] melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus [makhluk-Nya]; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi [4] Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (255) 

3. Membaca Surat Al-Ikhlas  3x Lalu ditiupkan ke Air Minum

Surat Al-Ikhlas :

 سُوۡرَةُ الإخلاص

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (١) ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (٢) لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ (٣) وَلَمۡ يَكُن لَّهُ ۥ ڪُفُوًا أَحَدٌ (٤


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, (1) Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (2) Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, (3) dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (4)  

4. Membaca Surat Al-Falaq   3x Lalu ditiupkan ke Air Minum

Surat Al-Falaq :

سُوۡرَةُ الفَلَق

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ (١) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣) وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّـٰثَـٰتِ فِى ٱلۡعُقَدِ (٤) وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (٥ 


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, (1) dari kejahatan makhluk-Nya, (2) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (3) dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul [1], (4) dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (5) 

5. Membaca Surat An-Naas  3x Lalu ditiupkan ke Air Minum

Surat An-Naas :


سُوۡرَةُ النَّاس

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ (١) مَلِكِ ٱلنَّاسِ (٢) إِلَـٰهِ ٱلنَّاسِ (٣) مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ (٤) ٱلَّذِى يُوَسۡوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ (٥) مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ (٦


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan [yang memelihara dan menguasai] manusia. (1) Raja manusia. (2) Sembahan manusia. (3) dari kejahatan [bisikan] syaitan yang biasa bersembunyi, (4) yang membisikkan [kejahatan] ke dalam dada manusia. (5) dari [golongan] jin dan manusia. (6) 

6. Membaca Surat Al Kafirun 3x Lalu ditiupkan ke Air Minum

Surat Al Kafirun 

قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ ﴿١﴾ لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ ﴿٣﴾ وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ ﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ ﴿٦

Artinya :

Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al-Kaafiruun : 1-6)

Setelah anda bacakan lalu ditiupkan ke air yang akan kita minum, Setelah itu dengan meminta kepada Allah agar dikeluarkan segala penyakit dan gangguan syaitan dan sihir langsung minum airnya. Biasanya efek yang ditimbulkan adalah:

1. Buang angin

2. Sendawa

3. Kesemutan dibeberapa bagian tubuh/ ada yang berjalan di bagian tertentu

4. Mual

5. Batuk

6. Muntah

7. Pusing

8. Tangan gemetar dan lainnya.

Jika salah satu dari diatas ada maka dorong dengan tangan anda ke ujung bagian tubuh. InsyaAllah dengan pertolongan Allah Syaitan yang ada dalam diri kita akan kabur. Lakukan cara diatas setiap hari untuk menjaga kesehatan diri kita. Akan lebih bermanfaat juga jika hendak mengepel lantai rumah, airnya kita rukyah terlebih dahulu. begitu juga jika hendak mandi. Akan lebih efektif lagi jika air untuk membersihkan rumah dan mandi tersebut di tambahkan dengan daun bidara sebanyak 7 lembar.

Demikian Infonya. Semoga bermanfaat..